Jenis Penyakit Kulit

Kumpulan Jenis Penyakit Kulit, Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Gambarnya.

Penyakit Kulit Menyerang Pada Bayi, Gejala & Cara Mengatasinya

Penyakit Kulit Menyerang Pada Bayi, Gejala & Cara Mengatasinya – Memang jenis-jenis penyakit kulit banyak di rasakan oleh siapa saja, seperti penyakit bisul, panu, kurap, kudis, ataupun penyakit eksim. Tentunya penyakit kulit macam-macam penyebabnya, bisa karena jamur, bakteri, virus atau alergi pada kulit. penyakit bisa menyerang siapa saja, entah penyakit kulit pada anak-anak, penyakit kulit pada bayi baru lahir, penyakit pada orang dew@sa, perempuan dan juga laki-laki.

Penyakit Kulit Menyerang Pada Bayi, Gejala & Cara Mengatasinya
Pada artikel saat ini kami akan berbagai informasi tentang penyakit yang sering menyerang pada bayi. Sebab anatomi kulit yang berbeda dengan orang dew@sa, karena bayi sangat rentan sekali terhadap gangguan. Kulit merupakan organ yang bertindak sebagai benteng pertahanan tubuh. Bayi yang berusia kurang dari satu tahun akan sangat rentan sekali terhadap gangguan kulit, karena lapisan kulit secara belum sempurna. Karena epidermis kulit untuk berkembang cepat dan berfungsi secara efektif dibutuhkan hingga umur satu tahun keatas.

Selain itu struktur kulitnya tipis, ikatan antara sel lebih halus dan lebih lemah, serta kulit bayi mempunyai pigmen yang sedikit sehingga tidak mampu untuk mengatur temperatur berbeda dengan orang yang sudah anak-anak atau orang dew@sa. Berikut ini adalah macam dan jenis penyakit kulit sering menyerang pada bayi berserta gambarnya.

Penyakit Kulit Menyerang Pada Bayi, Gejala & Cara Mengatasinya



1. Miliaria (Biang Keringat)

Biang keringat atau disebut miliaria ini banyak terjadi di bokong bayi, wajah, leher atau punggung bayi. Gejala yang di timbulkan oleh miliaria ini mempunyai tanda-tanda seperti rasa gatal dengan gelembung-gelembung kecil berisi air sehingga menjadi rewel.

Penyebab biang keringat atau miliaria adalah pakaian ketat, udara yang panas, cuaca lembab, serta aktifitas yang tinggi juga dapat memicu ruam kemerahan biang keringat.
Cara Mengatasi biang keringat pada bayi hindar dari suhu terlalu panas, anda bisa memberikan buah hati anda dengan pakaian yang longgar, dengan begitu ruam kemerahan miliaria akan terlihan lebih membaik dalam waktu 30 menitan.


2. Seborrhea

Seborrhea merupakan suatu peradangan kulit bagian atas, yang dapat menyebabkannya munculnya sisik pada bagian kulit wajah, kulit kepala, dan kadang-kadang juga pada bagian tubuh lainnya seperti di dada, leher, pipi, dan telinga. Penyait kulit Seborrhea ini paling sering menyerang pada bayi yang berusia 6 bulan ke bawah. Gejala atau tanda-tanda penyakit Seborrhea adalah tampak seperti ketombe, bersisik kuning atau berkerak.

Penyebab seborrhea pada bayi belum di ketahui dengan pasti.

Cara mengatasi penyakit kulit seborrhea pada bayi adalah dengan cara melakukan pengob4tan seperti menggosok dengan minyak zaitun atau bisa juga dengan baby oil lalu kemudian sikat secara pelan-pelan dan lembut.


3. Intertrigo

Intertrigo ialah mengacu pada suatu peradangan pada lipatan tubuh. Hal ini terjadi biasanya terdapat di bagian dalam ketiak, di paha atau di bawah dada atau perut. Gejala-atau tanda-tanda intertrigo adalah kulit tampak merah, dan gatal-gatal serta mengalami rasa sakit apabila terjadi gesekan, penyakit ini umum terjadi pada bayi yang terlalu gemuk.

Penyebab intertrigo pada bayi bisa karena lembab di lipatan yang tidak pernah mendapatkan angin atau udara.

Cara mengatasi intertrigo pada bayi adalah dengan cara mencuci bagian dalam lipatan kulit dengan air, setelah itu kemudian oleskan krim seperti petroleum jelly atau zinc oxide. Krim ini berfungsi untuk melindungi lipatan kulit.


4. Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak ialah inflamasi pada kulit, karena kulit telah terpapar bahan yang dapat mengiritasi atau menyebabkan nya reaksi alergi kulit tersebut. Gejala atau tanda-tanda dermatitis kontak adalah terasa gatal, rasa terbakar serta dermatitis kontak akan menyebabkan ruam yang cukup besar.

Penyebab dermatitis kontak pada bayi adalah apabila ruam terjadi di seluruh bagian tubuh , maka bisa jadi sabun atau deterjen yang mungkin bisa menjadi penyebab dermatitis kontak tersebut. dan apabila jika lengan dan dada yang terkena dermatitis kontak maka bisa jadi dari tingkah lakunya ataupun baju yang kotor.

Cara mengatasi dermatitis kontak pada bayi adalah untuk kasus ringan dan sedang, perlu di hindari bahan penyebab iritasi kulit tersebut. dan menggunakan krim mengandung hidrokortison berfungsi untuk mengurangi rasa gatal dan kemerahan pada kulit . Akan tetapi untuk kasus yang berat obat yang diminum jenis anti-radang dan kortikosteroid berfungsi untuk mengurangi rasa gatal dan mengurangi peradangan. Sebaiknya konsultasikan lebih dahulu kepada dokter terdekat sebelum menggunakan krim menggandung hdrokortison.


5. Penyakit kulit Eksim

Penyakit kulit eksim pada bayi dapat timbul di bagian tubuh di manapun. Penyakit eksim sering sekali menyerang pada  di usia 3-4 bulan. Walaupun jarang sekali eksim di temukan pada daerah bekas pemakian popok bayi, eksim merupakan suatu perdangan hebat dapat menyebabkan pembentukan gelembung kecil pada kulit hingga akhirnya pecah sehingga akan mengeluarkan cairan, apabila kondisi sudah parah atau berat, penyakit eksim dapat menyebabkan kulit berubah menjadi merah, kerak dan bisa mengeluarkan nanah.

Penyebab penyakit eksim pada bayi sebenarnya banyak sekali yang menjadi pemicu rentan terkena penyakit eksim. Seperti riwayat alergi dalam keluarga, predisposes genetic, atau daya tahan tubuh yang lemah. pada setiap bayi memiliki pencetus eksim yang berbeda-beda pula, seperti setelah memegang sabun atau deterjen mengalami rasa gatal yang luar biasa atau bisa disebabkan oleh bahan atau alat rumah tangga dan lain-lain.

Cara mengatasi eksim pada bayi adalah ketika terasa sangat kering dan gatal-gatal, lotion atau krim pelembab perlu diberikan untuk membuat kulit terasa lebih lembab, apabila untuk kasus yang sudah parah segera konsultasi kepada dokter. 
Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai Penyakit Kulit Menyerang Pada Bayi, Gejala & Cara Mengatasinya. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

loading...
loading...
Back To Top